Pengertian CLOUD HOSTING,DEDICATED HOSTING,SHARED HOSTING,VPS HOSTING
1)CLOUD
HOSTING
Apa Itu
Cloud Hosting?
Cloud hosting terdiri dari gabungan dua kata,
yakni “cloud” atau yang biasa disebut sebagai perumpamaan dari internet serta
“hosting” yang merupakan layanan untuk mengakomodir penyimpanan berbagai macam
jenis data di dalam website.
Data yang dimaksud bisa berupa file teks,
gambar, database, dokumen, hingga video. Jadi, secara garis besar Cloud Hosting sendiri bisa diartikan
sebagai sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara
virtual dengan menggunakan banyak server yang saling terhubung satu sama lain
untuk menjaga agar uptime (jam kerja server) dan perfoma website tetap terjaga.
Teknologi cloud hosting sendiri merupakan
pembaruan dari layanan web hosting konvensional yang masih memerlukan hardware
sebagai sentral penyimpanan data. Tujuan penggunaan cloud hosting tak lain
sebagai upaya pencegahan agar website bisa tetap berjalan meski salah satu
server down atau mengalami gangguan.
Terlepas dari itu, cloud hosting juga memiliki
kemampuan ekstra untuk menampung lebih banyak trafik sehingga sangat cocok
digunakan oleh para pengembang website profesional seperti toko online,
portofolio perusahaan, hingga website instansi pemerintahan.
Tata cara pengelolaan cloud hosting juga tidak
terlalu sulit karena bisa diatur menggunakan cPanel layaknya shared hosting
standar, namun, performanya jauh di atas shared hosting bahkan hampir mirip
seperti Virtual Private Server (VPS).
Sejarah Cloud Hosting
Awal mula perkembangan layanan cloud hosting
tidak lepas dari gagasan cloud computing yang pertama kali dicetuskan oleh pakar
komputasi dan kecerdasan buatan asal MIT, John McCharty, pada tahun 1960 silam.
Ide awal tersebut kemudian ditindaklanjuti
oleh pendiri Oracle di medio tahun 1990-an sebelum akhirnya mulai banyak
digunakan oleh perusahaan kekinian sekelas Amazon dengan E2C dan Google lewat Google App.
Keuntungan Menggunakan Cloud Hosting
• Lebih
leluasa ketika ingin beralih ke layanan yang lebih tinggi (up scaling)
• Dapat
menampung trafik yang masif berkat fitur unmetered kuta bandwith
• Presentase
uptime (jam kerja server) tinggi
• Lebih
aman dari potensi pencurian data maupun kerusakan akibat human error
• Harga
kompetitif
Perbedaan
Web Hosting Reguler dan Cloud Hosting
Faktor pertama yang membedakan antara web
hosting reguler dan cloud hosting bisa dilihat dari segi biaya. Untuk cloud
hosting Anda hanya perlu membayar biaya sesuai besar kapasitas layanan yang
digunakan, di Qwords.com layanan cloud hosting bisa dipilih mulai dari Value
Performance, Medium Performance, dan High Performance, selain itu ada pula
cloud hosting unlimited serta WordPress Hosting yang sudah dioptimalkan untuk
akses web berbasis CMS WordPress.
Sementara untuk web hosting konvensional Anda
harus membayar biaya server lengkap dengan hardware yang juga sama-sama
digunakan oleh penyewa hosting lain, Biaya sewa web hosting reguler tersebut
juga akan semakin membengkak ketika Anda memutuskan untuk menyewa dedicated
server.
Perbedaan berikutnya ada pada sektor performa
dimana provider layanan cloud hosting biasanya berani memberikan bandwith
unmetered atau tidak terbatas, Sementara tiap-tiap penyewa layanan web hosting
tradisional masih dibatasi dengan bandwith sesuai kuota.
Kapan
Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Layanan Cloud Hosting?
Seperti halnya web hosting reguler, layanan
cloud hosting juga bisa digunakan untuk mengakomodir kebutuhan berbagai jenis
website, baik pribadi maupun profesional. Namun, cloud hosting lebih recomended
digunakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang operasionalnya didominasi
oleh fungsionalitas website, seperti sistem informasi perbankan, marketplace,
situs berita, atau proyek dengan trafik tinggi lainnya.
2)DEDICATED HOSTING
Apa itu
Dedicated Hosting?
Singkatnya,
jika shared hosting adalah jenis layanan hosting yang berada dalam satu server
dan resourcenya dibagi dengan pengguna hosting lain. Maka, dedicated hosting
adalah jenis layanan hosting yang berbentuk seperti virtualisasi server, dimana
memungkinkan pelanggan untuk menyewa bagian server lebih banyak bahkan seluruh
server penuh bisa ditempati oleh website pelanggan tersebut. Sehingga, resource
yang didapat tentu akan lebih banyak daripada jika hanya menggunakan shared
hosting.
Sebenarnya,
layanan dedicated hosting sama seperti VPS, hanya saja saat menggunakan VPS
pelanggan harus me-manage server virtualnya sendiri, maka dari itu harganya
lebih murah. Sedangkan, pada dedicated hosting, pelanggan sudah tidak
direpotkan lagi dengan urusan manage server virtualnya, karena manage server
virtualnya sudah dilakukan oleh provider hosting.
Bisa
dikatakan, dedicated hosting ini merupakan layanan hosting premium, dimana
pelanggan hanya tinggal fokus dengan bisnisnya, karena untuk urusan manage
server virtual.
Lantas, apa
bedanya dengan Dedicated Server?
Dedicated
server sebenarnya lebih mengarah kepada server fisik. Jadi pelanggan dapat
menyewa satu server fisik secara keseluruhan. Tidak heran ketika membeli
dedicated server, pelanggan akan disuguhi dengan spesifikasi server fisik,
seperti jenis sampai merk processor yang digunakan.
Dengan
keleluasaan yang lebih banyak, tentu saja manage Dedicated Server juga tak
kalah repotnya. Tak hanya manage virtual servernya saja seperti VPS dan
Dedicated Hosting. Menggunakan Dedicated Server berarti juga ikut me-manage
physical servernya. Jadi, siapkan lebih banyak waktu dan tenaga, juga biaya
yang tak sedikit apabila memutuskan memilih Dedicated Server.
3)SHARED HOSTING
Pengertian Shared Hosting
Apa
Itu Shared Hosting?. Shared hosting
merupakan salah satu pilihan popular terutama bagi situs-situs yang baru, pada
dasarnya jenis hosting ini bekerja untuk memberikan sumber daya server yang
nantinya akan digunakan oleh beberapa situs web yang memiliki layanan sama.
Penjelasan lebih luasnya lagi adalah bahwa shared hosting ini memberi layanan
dengan account hosting yang diletakan bersama-sama beberapa account lainnya
didalam satu server yang sama sehingga dalam kinerjanya akan memakai servis
bersama.
Ketika
seseorang telah memutuskan untuk membuat sebuah situs website maka hal pertama
yang harus dilakukan untuk mengelolanya adalah dengan memilih tempat siapa dan
mana yang akan dijadikan sebagai penyedia layanan hosting sebuah situs website.
Langkah selanjutnya setelah memeutuskan tempat maka pengguna diminta untuk
memilih paket hosting yang tersedia pada layanan hosting, pada umunya ada 5
yaitu shared hosting, VPS, cloud hosting, wordpress hosting dan dedicated
server hosting.
Kelebihan dan Kekurangan dari
Shared Hosting
Dalam
penggunaan layanan hosting pasti memiliki kelebihan dan kekurangan di
masing-masing jenis hosting yang tersedia, untuk simak beberapa penjelasan
mengenai kelebihan dan kekurangan dari shared hosting berikut ini.
Kelebihan Shared Hosting
Biaya
Murah
Dibandingkan
dengan jenis hosting yang lain, shared hosting merupakan pilihan yang paling
murah karena pada setiap server pengguna akan berbagi ruang serta sumber daya
dengan yang lainnya. Sebagai contoh shared
hosting adalah perumpaan ketika seseorang menyewa sebuah kontrakan atau
apartemen yang akan digunakan bersama-sama agar lebih menghemat uang karena
biaya akan ditanggung bersama-sama.
Pada
umunya pengelolaan shared hosting pasti sepenuhnya dipegang oleh penyedia
layanan hosting tersebut, oleh karena itu pengguna tidak perlu khawatir lagi
mengenai apa pun yang berkaitan dengan kinerja layanan hosting dan hanya
melakukan pengelolaan terhadap situsnya. Dengan hanya memfokuskan pada
pengelolaan saja maka pengguna akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu
repot lagi untuk mengurusi kinerja server dan juga menghemat biaya.
Penggunaan
Mudah
Didalam
layanan shared hosting pengguna akan
dimudahkan karena nanti semua operasional server akan diambil ahli oleh
penyedia layanan sehingga bagi para pemula yang tidak memiliki pemahaman
mengenai pemograman masih tetap bisa untuk mengelola situs web atau blognya.
Namun saat nanti web atau blog pengguna layanan shared hosting sudah mempunyai
jangkauan yang luas dan pengunjung yang luar biasa banyaknya, maka perlu untuk
mengganti layanan hosting ke VPS atau dedicated web server.
Alasannya
adalah karena kembali lagi menyesuaikan pada kebutuhan dimana untuk web yang
sudah besar dan memiliki banyak pengunjung lebih cocok dengan layanan hosting
yang lainnya, jika pengguna masih menggunakan shared hosting maka situsnya akan
berdampak pada situs lainnya didalam server yang sama dan pengaruhnya bisa
membuat error atau down time. Selanjutnya jika pengguna sudah mengganti layanan
hosting maka harus belajar pengetahuan mengenai pemograman.
Administrasi
dan Pemeliharaan Server Mudah
Sesuai
dengan penjelasan diatas bahwa shared
hosting sangat cocok bagi pemula yang baru memiliki pemahaman mengenai
dunia web dan layanan hosting. Dengan menggunakan jenis hosting ini pengguna
lebih difokuskan pada pembelajaran mengenai blog ataupun website yang sedang
dibangun, namun hal ini hanya sementara waktu karena pengguna harus mengganti
layanan ketika sudah mengalami traffic pengunjung. Mengenai administrasi dan
pemeliharaan server pengguna tidak perlu memikirkannya lagi karena semuanya
sudah diambil ahli oleh penyedia layanan hosting.
Sangat
Ideal untuk Blog maupun Website Bisnis Skala Kecil
Shared
web hosting ini dikatakan sangat ideal untuk pengguna situs blog maupun website
bisnis dengan skala yang kecil. Alasannya pertama karena pertimbangan anggaran,
hal ini tentu sering terjadi pada seseorang yang memulai bisnis kecil-kecilan
dimana untuk mengurangi resiko kerugian yang besar maka seseorang akan lebih
menghemat uang terkait anggaran.
Karena
shared hosting ini menawarkan layanan dengan harga yang sangat murah maka
sangat cocok untuk seseorang yang melakukan bisnis dengan situs blog atau web
dengan skala kecil. Lalu alasan yang kedua adalah mengenai pehaman dan
kemampuan seseorang dalam mengelola hosting, tentu untuk yang baru terjun di
dunia web hosting akan kesulitan untuk menjalankan layanan hosting.
Namun
dishared hosting pengguna tidak perlu kesulitan lagi karena semua server akan
diambil ahli oleh penyedia layanan hosting tersebut, untuk itu shares hosting
sangat ideal bagi pemula blog atau web bisnis kecil.
Control
Panel yang mudah
Dengan
menggunakan shared hosting ini pengguna akan diberi kemudahan dalam hal control
panel karena penyedia layanan hosting akan memberika akses yang luas terhadap
hal tersebut. Dalam mengelola website atau blog akan lebih mudah lagi karena
pengguna sudah memiliki akses control panel, sehingga pengguna akan bisa
memanfaatkan banyak fitur yang tersedia misalnya ketika akan mengunggah file
ataupun gambar akan lebih lancar dan mudah serta untuk memudahkan pengguna yang
ingin melihat statistic apapun yang berkaitan dengan web atau blognya.
Email
akan masuk pada akun email pengguna
Sudah
kita ketahui bahwa penggunaan layanan shared
hosting ini adalah dilakukan bersamasama dengan berbagi server pada
pengguna lain. Namun tidak perlu khawatir mengenai email yang dikirim untuk
pengguna akan masuk pada email pengguna bukan semua email yang masuk pada
layanan server yang sama.
Kekurangan Shared Hosting
Area
Kontrol Terbatas pada Server
Pengguna
pada layanan shared hosting ini
hanya memiliki ruang yang sedikit terkait akses ke server sehingga kontrolnya
sangat terbatas sekali. Hal ini terjadi karena dalam layanan hosting ini
kepemilikan akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan
hosting, jadi untuk pengelolaan semua akun server diambil ahli juga dan
pengguna memiliki akses yang sedikit.
Memungkinkan
Terjadinya Crash
Sebagaimana
telah dijelaskan bahwa jenis layanan shared
hosting ini adalah yang menggunakan banyak pengguna di dalam satu server,
dengan hal tersebut tentu sudah tidak heran lagi jika sewaktu-waktu akan
terjadi crash. Adanya beban yang berat terutama jika sedang ada traffic akan
berpengaruh terhadap kinerja situs web atau blog pengguna lainnya dan akhirnya
terjadi gangguan layanan atau crash.
Keamanan
yang kurang
Dalam
shared hosting yang memberi ruang yang luas dalam satu server, akan lebih
rentan terhadap penyalahgunaan akses atau fitur lainnya yang sangat sensitive.
Denga hal tersebut pasti akan banyak memunculkan masalah pada server dan bahkan
akan terbuka celah dari keamanan yang dipasang.
Penggunaan
Stware lain terbatas
Pengguna
shared hosting tidak bisa mendapatkan akses dalam menggunakan atau menjalankan
software lain selain yang telah ditawarkan oleh penyedia layanan hosting.
Demikian
informasi mengenai shared hosting
yang merupakan salah satu layanan hosting paling diminati oleh para pemula.
Penjelasan diatas pun juga mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada pada
layanan shared hosting.
4)VPS
HOSTING
Pengertian
VPS - Bagaimana Cara Kerja VPS?
Server
adalah komputer, tempat web hosting Anda menyimpan file dan database yang
dibutuhkan untuk website Anda. Kapanpun visitor mengakses website Anda, browser
mereka mengirimkan request atau permintaan ke server, lalu server mentransfer
file yang diperlukan melalui internet. Kegunaan VPS hosting adalah menyediakan
server virtual yang meniru server fisik meskipun dalam kenyataannya server
tersebut terbagi antara beberapa user.
Dengan
menggunakan teknologi virtualisasi, hosting provider menginstall layer virtual
di atas sistem operasi (OS) dari server. Layer ini membagi server ke partisi
dan memungkinkan setiap user untuk menginstall OS dan software mereka.
Karena
itulah, virtual private server (VPS) bersifat virtual dan juga private sebab
Anda memiliki kendali penuh. Server ini terpisah dari server user lainya di
level OS. Bahkan teknologi VPS mirip dengan proses pembuatan partisisi pada
komputer ketika Anda hendak menjalankan lebih dari satu OS (misalnya Windows
dan Linux) tanpa reboot.
Memilih VPS
berarti Anda membuat website di platform yang lebih aman dengan jaminan
resourse (memori, disk space, CPU core, dll) yang tidak mengharuskan Anda untuk
berbagai bersama user lainnya. Dengan VPS hosting, Anda memiliki akses
root-level yang sama sebagaimana Anda menyewa dedicated server tapi dengan
harga lebih murah.
Perbedaan VPS dengan Web Hosting Lain Membandingkan VPS
Hosting dengan web hosting lainnya
Masing-masing
tipe web hosting memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai macam kustomisasi
pada server. Setiap web hosting berbeda-beda, tergantung pada harga, performa
(misalnya, waktu loading halaman), dan juga ketersediaan layanan (contohnya,
uptime). Di bawah ini kami akan membandingkan VPS hosting dengan web hosting
lainnya.
Shared Hosting
Shared hosting
adalah pilihan terbaik bagi pemiliki situs yang jumlah traffic website-nya
masih belum tinggi. Hosting ini merupakan titik awal bagi sebagian besar
blogger dan juga website bisnis sederhana. Memakai shared hosting berarti Anda
harus berbagi server fisik yang sama dengan sejumlah klien lain yang juga
menggunakan layanan hosting dari perusahaan yang sama. Tidak akan ada resource
dedicated yang dialokasikan bagi Anda karena situs Anda dijalankan di sistem
operasi yang sama dengan yang dimiliki klien lain.
Dengan
demikian, memori dan computing power yang digunakan oleh situs Anda dipengaruhi
oleh kebutuhan pengguna layanan lainnya. Sebagai contoh, jika tiba-tiba jumlah
traffic meningkat tajam pada sebuah website yang dionlinekan di server yang
sama dengan yang Anda gunakan, maka waktu loading website Anda akan menjadi
lebih lama. Anda tidak bisa memilih sistem operasi, bahkan software server
karena semua user menggunakan konfigurasi yang sama. Secara umum, provider
hosting Anda-lah yang mengurus dan mengelola setiap aspek dari platform shared
hosting.
Anggap saja
shared hosting adalah tempat penyewaan dan Anda berbagi ruang apartemen dengan
beberapa penghuni. Fungsi VPS hosting, di sisi lain, sama seperti flatshare
(bangunan flat) di mana masing-masing penghuni memiliki ruang yang dapat
dimodifikasikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Misalnya,
penghuni diizinkan untuk menambah lukisan, furniture, dekorasi, dan lain-lain.
Lihat Paket
Shared Hosting
Cloud Hosting
Cloud
hosting memungkinkan Anda untuk menggunakan sekumpulan server, dan bukannya
satu, yang dijalankan di cloud. Masing-masing server yang ada di cluster
menyimpan salinan terkini dari website Anda. Ketika salah satu server menjadi
sangat sibuk, cluster secara otomatis mengalihkan traffic ke server yang tidak
begitu sibuk. Karena itulah, tidak akan ada masalah terkait downtime jika Anda
menggunakan cloud hosting sebab selalu ada server pada cluster yang akan
meneruskan permintaan dari visitor website Anda.
Cloud
hosting dan VPS hosting memiliki keunggulannya masing-masing. Namun uniknya,
sebagian besar perusahaan hosting menawarkan VPS hosting yang dijalankan di
infrastruktur cloud. Tipe hosting yang seperti ini juga bisa Anda temukan di
Hostinger. Kami menggabungkan VPS dan teknologi cloud demi menghasilkan
performa dan keandalan terbaik di platform virtual server.
Lihat Paket
Cloud Hosting
WordPress Hosting
WordPress
hosting merupakan layanan yang secara khusus ditawarkan untuk para pemilik
website berbasis WordPress. Hosting ini menyediakan berbagai fitur terkait
WordPress yang sayangnya hanya bisa digunakan jika Anda memiliki situs berbasis
WordPress, misalnya oneclick installation pre-installed plugin, atau software
antarmuk WP command-line. Server dikonfigurasikan sesuai dengan sistem dan cara
kerja WordPress. Karena itulah, provider hosting menawarkan WordPress hosting
sebagai salah satu layanan shared hosting yang mereka miliki.
Meskipun
memang bisa membuat situs berbasis WordPress di virtual private server, Anda
tidak memperoleh akses ke custom-built server yang telah dikonfigurasikan
dengan WordPress sebelumnya. Akan tetapi, jika Anda tetap menginginkan VPS
untuk mengelola situs berbasis WordPress, maka Anda bisa mengonfigurasikannya
sesuai dengan kebutuhan situs bisnis Anda.
Lihat Paket
WordPress Hosting
Dedicated Hosting
Di dedicated
hosting, Anda menyewa semua server fisik untuk mengonlinekan situs bisnis Anda.
Jika traffic website Anda sangat tinggi, maka dedicated hosting adalah pilihan
terbaik karena server dedicated cepat, fleksibel, dan dapat dimodifikasi atau
dikustomisasi sepenuhnya. Hanya saja, harga layanan ini tidaklah murah. Karena
itulah, dedicated hosting tidak bisa disamaratakan, terlebih bagi Anda yang
hanya memiliki website kecil dan sederhana.
VPS hosting
memungkinkan Anda untuk memilih dan mengonfigurasikan sistem operasi serta
aplikasi server, sedangkan kecanggihan dedicated hosting tidak hanya brkutat
pada sistem operasi dan aplikasi server saja. Tak hanya software, dedicated
hosting juga memungkinkan Anda untuk mengonfigurasi hardware karena seluruh
server telah menjadi milik Anda dan tak seorang pun yang akan ikut campur. Anda
juga dapat menjalankan dedicated server on-site (misalnya, di kantor), tapi
kekurangannya, Anda tidak bisa memperoleh bantuan dari tim hosting yang
profesional.
Kelebihan VPS dan Kekurangannya
Jika Anda
benar-benar membutuhkannya untuk website, VPS hosting adalah pilihan yang
terbaik. Di bawah ini kami akan menjabarkan beberapa kelebihan VPS dan juga
kekurangan dari virtual private server.
Kelebihan
-Lebih cepat
dan andal daripada server shared hosting.
-Jaminan
resource server, seperti memori atau processing power, sehingga fluktuasi pada
resource yang tersedia berkurang bahkan tidak ada.
-Masalah
terkait website dan traffic yang terjadi di user lain tidak memengaruhi situs
Anda. -Anda memperoleh akses superuser (root) ke server.
-Privasi
lebih terjamin sebagaimana file dan database tersimpan serta tersembunyi dari
user server lain.
-Layanan
yang mudah di-scale. Seiring dengan bertumbuh dan berkembangnya website, Anda
bisa dengan mudah mengupgrade resource server (RAM, CPU, disk space, bandwidth,
dan lainlain).
Kekurangan
-Lebih mahal
daripada shared hosting.
-Mengharuskan
Anda untuk memiliki pemahaman teknis yang lebih agar dapat mengelola server.
-Pengaturan
server yang salah akan berisiko tinggi terhadap keamanan.
-Kapan Harus
Menggunakan VPS dan Kapan Harus Mengupgradenya?
Biasanya VPS
hoting menjadi pilihan terakhir jika website Anda telah berkembang, bahkan
sudah melampaui batas resource shared hosting. Apabila paket termahal yang
ditawarkan shared hosting tidak lagi bisa mengakomodasi website Anda, maka
sudah saatnya Anda beralih ke paket VPS hosting. VPS hosting mampu menyediakan
dua hal terbaik untuk website Anda: shared hosting dan dedicated hosting.
Akan tetapi,
ada kasus-kasus tertentu yang mengharuskan Anda untuk menggunakan VPS hosting
sejak awal. Sebagai contoh, Anda membuat website eCommerce. Tentunya Anda ingin
mengatur agar metode pembayaran bisa lebih aman, nyaman, dan cepat dan hal ini
hanya bisa didapatkan jika Anda menggunakan virtual private server. Bahkan,
jika Anda menyimpan berbagai data yang sensitif atau harus memproses pembayaran
online, VPS bisa mengurangi risiko bocornya keamanan dan mengidentifikasi si
pencuri.
Apabila Anda
ingin traffic website naik di waktu-waktu tertentu, misalnya website Anda
berfokus pada perencanaan event atau penjualan tiket online, tentu saja Anda
bisa mengandalkan berbagai paket VPS hosting. Server game dan situs-situs lain
yang membutuhkan resource besar juga dapat dibuat di VPS hosting untuk menghasilkan
performa yang lebih baik. Beli VPS
Hosting
Apakah Ada
Alternatif VPS? Apa Itu VPS Managed?
Salah satu
kesulitan tidak terduga dari VPS hosting adalah keharusan mengelola platform
server tanpa bantuan dari orang lain. Mau tak mau Anda sendiri yang mengatur
servernua. Jika virtual server tidak dikonfigurasi dan diatur dengan baik dan
benar, maka situs Anda akan mengalami berbagai persoalan tekait keamanan dan
perfirma. Layanan VPS hosting managed muncul di pasaran sebagai solusi terbaik
terhadap masalah-masalah yang disebutkan tadi. VPS managed merupakan alternatif
VPS hosting yang lebih canggih dan telah dilengkapi dengan bantuan teknis.
VPS managed
masih menjadi hal yang baru di dunia hosting. Namun, sudah banyak provider
hosting yang menawarkan opsi ini ke klien mereka. Sebagai contoh, Hostinger
berupaya untuk menyediakan platform hosting yang dikelola secara menyeluruh dan
bisa Anda nikmati di layanan Web Hosting Bisnis. Kami mengelola server dan
mengaturnya untuk memenuhi kebutuhan Anda, menangani uptime dan monitoring
server, mengurus backup dan caching, dan menyediakan bantuan berdedikasi 24/7
untuk seluruh klien VPS managed kami.
Alternatif VPS Hosting
Jadi, Apa
Itu VPS Hosting?
VPS hosting
memberi akses ke guaranteed resource serta kendali penuh tanpa Anda harus
mengelola server sendiri. Hosting ini merupakan pilihan terbaik bagi website
medium hingga website dengan traffic tinggi, website yang membutuhkan resource
besar, dan website eCommerce. Tak hanya itu, bisnis online yang memang
mengincar keuntungan yang meningkat drastis juga bisa memanfaatkan kestabilan
dari layanan hosting ini. Jika Anda menginginkan platform hosting yang andal
dan berfokus pada bisnis tapi juga murah, maka VPS hosting bisa menjadi pilihan
terbaik bagi website Anda.
Apa Itu
Cloud Hosting?
Cloud hosting terdiri dari gabungan dua kata,
yakni “cloud” atau yang biasa disebut sebagai perumpamaan dari internet serta
“hosting” yang merupakan layanan untuk mengakomodir penyimpanan berbagai macam
jenis data di dalam website.
Data yang dimaksud bisa berupa file teks,
gambar, database, dokumen, hingga video. Jadi, secara garis besar Cloud Hosting sendiri bisa diartikan
sebagai sebuah layanan yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara
virtual dengan menggunakan banyak server yang saling terhubung satu sama lain
untuk menjaga agar uptime (jam kerja server) dan perfoma website tetap terjaga.
Teknologi cloud hosting sendiri merupakan
pembaruan dari layanan web hosting konvensional yang masih memerlukan hardware
sebagai sentral penyimpanan data. Tujuan penggunaan cloud hosting tak lain
sebagai upaya pencegahan agar website bisa tetap berjalan meski salah satu
server down atau mengalami gangguan.
Terlepas dari itu, cloud hosting juga memiliki
kemampuan ekstra untuk menampung lebih banyak trafik sehingga sangat cocok
digunakan oleh para pengembang website profesional seperti toko online,
portofolio perusahaan, hingga website instansi pemerintahan.
Tata cara pengelolaan cloud hosting juga tidak
terlalu sulit karena bisa diatur menggunakan cPanel layaknya shared hosting
standar, namun, performanya jauh di atas shared hosting bahkan hampir mirip
seperti Virtual Private Server (VPS).
Sejarah Cloud Hosting
Awal mula perkembangan layanan cloud hosting
tidak lepas dari gagasan cloud computing yang pertama kali dicetuskan oleh pakar
komputasi dan kecerdasan buatan asal MIT, John McCharty, pada tahun 1960 silam.
Ide awal tersebut kemudian ditindaklanjuti
oleh pendiri Oracle di medio tahun 1990-an sebelum akhirnya mulai banyak
digunakan oleh perusahaan kekinian sekelas Amazon dengan E2C dan Google lewat Google App.
Keuntungan Menggunakan Cloud Hosting
• Lebih
leluasa ketika ingin beralih ke layanan yang lebih tinggi (up scaling)
• Dapat
menampung trafik yang masif berkat fitur unmetered kuta bandwith
• Presentase
uptime (jam kerja server) tinggi
• Lebih
aman dari potensi pencurian data maupun kerusakan akibat human error
• Harga
kompetitif
Perbedaan
Web Hosting Reguler dan Cloud Hosting
Faktor pertama yang membedakan antara web
hosting reguler dan cloud hosting bisa dilihat dari segi biaya. Untuk cloud
hosting Anda hanya perlu membayar biaya sesuai besar kapasitas layanan yang
digunakan, di Qwords.com layanan cloud hosting bisa dipilih mulai dari Value
Performance, Medium Performance, dan High Performance, selain itu ada pula
cloud hosting unlimited serta WordPress Hosting yang sudah dioptimalkan untuk
akses web berbasis CMS WordPress.
Sementara untuk web hosting konvensional Anda
harus membayar biaya server lengkap dengan hardware yang juga sama-sama
digunakan oleh penyewa hosting lain, Biaya sewa web hosting reguler tersebut
juga akan semakin membengkak ketika Anda memutuskan untuk menyewa dedicated
server.
Perbedaan berikutnya ada pada sektor performa
dimana provider layanan cloud hosting biasanya berani memberikan bandwith
unmetered atau tidak terbatas, Sementara tiap-tiap penyewa layanan web hosting
tradisional masih dibatasi dengan bandwith sesuai kuota.
Kapan
Waktu yang Tepat Untuk Menggunakan Layanan Cloud Hosting?
Seperti halnya web hosting reguler, layanan
cloud hosting juga bisa digunakan untuk mengakomodir kebutuhan berbagai jenis
website, baik pribadi maupun profesional. Namun, cloud hosting lebih recomended
digunakan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang operasionalnya didominasi
oleh fungsionalitas website, seperti sistem informasi perbankan, marketplace,
situs berita, atau proyek dengan trafik tinggi lainnya.
2)DEDICATED HOSTING
Apa itu
Dedicated Hosting?
Singkatnya,
jika shared hosting adalah jenis layanan hosting yang berada dalam satu server
dan resourcenya dibagi dengan pengguna hosting lain. Maka, dedicated hosting
adalah jenis layanan hosting yang berbentuk seperti virtualisasi server, dimana
memungkinkan pelanggan untuk menyewa bagian server lebih banyak bahkan seluruh
server penuh bisa ditempati oleh website pelanggan tersebut. Sehingga, resource
yang didapat tentu akan lebih banyak daripada jika hanya menggunakan shared
hosting.
Sebenarnya,
layanan dedicated hosting sama seperti VPS, hanya saja saat menggunakan VPS
pelanggan harus me-manage server virtualnya sendiri, maka dari itu harganya
lebih murah. Sedangkan, pada dedicated hosting, pelanggan sudah tidak
direpotkan lagi dengan urusan manage server virtualnya, karena manage server
virtualnya sudah dilakukan oleh provider hosting.
Bisa
dikatakan, dedicated hosting ini merupakan layanan hosting premium, dimana
pelanggan hanya tinggal fokus dengan bisnisnya, karena untuk urusan manage
server virtual.
Lantas, apa
bedanya dengan Dedicated Server?
Dedicated
server sebenarnya lebih mengarah kepada server fisik. Jadi pelanggan dapat
menyewa satu server fisik secara keseluruhan. Tidak heran ketika membeli
dedicated server, pelanggan akan disuguhi dengan spesifikasi server fisik,
seperti jenis sampai merk processor yang digunakan.
Dengan
keleluasaan yang lebih banyak, tentu saja manage Dedicated Server juga tak
kalah repotnya. Tak hanya manage virtual servernya saja seperti VPS dan
Dedicated Hosting. Menggunakan Dedicated Server berarti juga ikut me-manage
physical servernya. Jadi, siapkan lebih banyak waktu dan tenaga, juga biaya
yang tak sedikit apabila memutuskan memilih Dedicated Server.
3)SHARED HOSTING
Pengertian Shared Hosting
Apa
Itu Shared Hosting?. Shared hosting
merupakan salah satu pilihan popular terutama bagi situs-situs yang baru, pada
dasarnya jenis hosting ini bekerja untuk memberikan sumber daya server yang
nantinya akan digunakan oleh beberapa situs web yang memiliki layanan sama.
Penjelasan lebih luasnya lagi adalah bahwa shared hosting ini memberi layanan
dengan account hosting yang diletakan bersama-sama beberapa account lainnya
didalam satu server yang sama sehingga dalam kinerjanya akan memakai servis
bersama.
Ketika
seseorang telah memutuskan untuk membuat sebuah situs website maka hal pertama
yang harus dilakukan untuk mengelolanya adalah dengan memilih tempat siapa dan
mana yang akan dijadikan sebagai penyedia layanan hosting sebuah situs website.
Langkah selanjutnya setelah memeutuskan tempat maka pengguna diminta untuk
memilih paket hosting yang tersedia pada layanan hosting, pada umunya ada 5
yaitu shared hosting, VPS, cloud hosting, wordpress hosting dan dedicated
server hosting.
Kelebihan dan Kekurangan dari
Shared Hosting
Dalam
penggunaan layanan hosting pasti memiliki kelebihan dan kekurangan di
masing-masing jenis hosting yang tersedia, untuk simak beberapa penjelasan
mengenai kelebihan dan kekurangan dari shared hosting berikut ini.
Kelebihan Shared Hosting
Biaya
Murah
Dibandingkan
dengan jenis hosting yang lain, shared hosting merupakan pilihan yang paling
murah karena pada setiap server pengguna akan berbagi ruang serta sumber daya
dengan yang lainnya. Sebagai contoh shared
hosting adalah perumpaan ketika seseorang menyewa sebuah kontrakan atau
apartemen yang akan digunakan bersama-sama agar lebih menghemat uang karena
biaya akan ditanggung bersama-sama.
Pada
umunya pengelolaan shared hosting pasti sepenuhnya dipegang oleh penyedia
layanan hosting tersebut, oleh karena itu pengguna tidak perlu khawatir lagi
mengenai apa pun yang berkaitan dengan kinerja layanan hosting dan hanya
melakukan pengelolaan terhadap situsnya. Dengan hanya memfokuskan pada
pengelolaan saja maka pengguna akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu
repot lagi untuk mengurusi kinerja server dan juga menghemat biaya.
Penggunaan
Mudah
Didalam
layanan shared hosting pengguna akan
dimudahkan karena nanti semua operasional server akan diambil ahli oleh
penyedia layanan sehingga bagi para pemula yang tidak memiliki pemahaman
mengenai pemograman masih tetap bisa untuk mengelola situs web atau blognya.
Namun saat nanti web atau blog pengguna layanan shared hosting sudah mempunyai
jangkauan yang luas dan pengunjung yang luar biasa banyaknya, maka perlu untuk
mengganti layanan hosting ke VPS atau dedicated web server.
Alasannya
adalah karena kembali lagi menyesuaikan pada kebutuhan dimana untuk web yang
sudah besar dan memiliki banyak pengunjung lebih cocok dengan layanan hosting
yang lainnya, jika pengguna masih menggunakan shared hosting maka situsnya akan
berdampak pada situs lainnya didalam server yang sama dan pengaruhnya bisa
membuat error atau down time. Selanjutnya jika pengguna sudah mengganti layanan
hosting maka harus belajar pengetahuan mengenai pemograman.
Administrasi
dan Pemeliharaan Server Mudah
Sesuai
dengan penjelasan diatas bahwa shared
hosting sangat cocok bagi pemula yang baru memiliki pemahaman mengenai
dunia web dan layanan hosting. Dengan menggunakan jenis hosting ini pengguna
lebih difokuskan pada pembelajaran mengenai blog ataupun website yang sedang
dibangun, namun hal ini hanya sementara waktu karena pengguna harus mengganti
layanan ketika sudah mengalami traffic pengunjung. Mengenai administrasi dan
pemeliharaan server pengguna tidak perlu memikirkannya lagi karena semuanya
sudah diambil ahli oleh penyedia layanan hosting.
Sangat
Ideal untuk Blog maupun Website Bisnis Skala Kecil
Shared
web hosting ini dikatakan sangat ideal untuk pengguna situs blog maupun website
bisnis dengan skala yang kecil. Alasannya pertama karena pertimbangan anggaran,
hal ini tentu sering terjadi pada seseorang yang memulai bisnis kecil-kecilan
dimana untuk mengurangi resiko kerugian yang besar maka seseorang akan lebih
menghemat uang terkait anggaran.
Karena
shared hosting ini menawarkan layanan dengan harga yang sangat murah maka
sangat cocok untuk seseorang yang melakukan bisnis dengan situs blog atau web
dengan skala kecil. Lalu alasan yang kedua adalah mengenai pehaman dan
kemampuan seseorang dalam mengelola hosting, tentu untuk yang baru terjun di
dunia web hosting akan kesulitan untuk menjalankan layanan hosting.
Namun
dishared hosting pengguna tidak perlu kesulitan lagi karena semua server akan
diambil ahli oleh penyedia layanan hosting tersebut, untuk itu shares hosting
sangat ideal bagi pemula blog atau web bisnis kecil.
Control
Panel yang mudah
Dengan
menggunakan shared hosting ini pengguna akan diberi kemudahan dalam hal control
panel karena penyedia layanan hosting akan memberika akses yang luas terhadap
hal tersebut. Dalam mengelola website atau blog akan lebih mudah lagi karena
pengguna sudah memiliki akses control panel, sehingga pengguna akan bisa
memanfaatkan banyak fitur yang tersedia misalnya ketika akan mengunggah file
ataupun gambar akan lebih lancar dan mudah serta untuk memudahkan pengguna yang
ingin melihat statistic apapun yang berkaitan dengan web atau blognya.
Email
akan masuk pada akun email pengguna
Sudah
kita ketahui bahwa penggunaan layanan shared
hosting ini adalah dilakukan bersamasama dengan berbagi server pada
pengguna lain. Namun tidak perlu khawatir mengenai email yang dikirim untuk
pengguna akan masuk pada email pengguna bukan semua email yang masuk pada
layanan server yang sama.
Kekurangan Shared Hosting
Area
Kontrol Terbatas pada Server
Pengguna
pada layanan shared hosting ini
hanya memiliki ruang yang sedikit terkait akses ke server sehingga kontrolnya
sangat terbatas sekali. Hal ini terjadi karena dalam layanan hosting ini
kepemilikan akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan
hosting, jadi untuk pengelolaan semua akun server diambil ahli juga dan
pengguna memiliki akses yang sedikit.
Memungkinkan
Terjadinya Crash
Sebagaimana
telah dijelaskan bahwa jenis layanan shared
hosting ini adalah yang menggunakan banyak pengguna di dalam satu server,
dengan hal tersebut tentu sudah tidak heran lagi jika sewaktu-waktu akan
terjadi crash. Adanya beban yang berat terutama jika sedang ada traffic akan
berpengaruh terhadap kinerja situs web atau blog pengguna lainnya dan akhirnya
terjadi gangguan layanan atau crash.
Keamanan
yang kurang
Dalam
shared hosting yang memberi ruang yang luas dalam satu server, akan lebih
rentan terhadap penyalahgunaan akses atau fitur lainnya yang sangat sensitive.
Denga hal tersebut pasti akan banyak memunculkan masalah pada server dan bahkan
akan terbuka celah dari keamanan yang dipasang.
Penggunaan
Stware lain terbatas
Pengguna
shared hosting tidak bisa mendapatkan akses dalam menggunakan atau menjalankan
software lain selain yang telah ditawarkan oleh penyedia layanan hosting.
Demikian
informasi mengenai shared hosting
yang merupakan salah satu layanan hosting paling diminati oleh para pemula.
Penjelasan diatas pun juga mengenai kelebihan dan kekurangan yang ada pada
layanan shared hosting.
4)VPS
HOSTING
Pengertian
VPS - Bagaimana Cara Kerja VPS?
Server
adalah komputer, tempat web hosting Anda menyimpan file dan database yang
dibutuhkan untuk website Anda. Kapanpun visitor mengakses website Anda, browser
mereka mengirimkan request atau permintaan ke server, lalu server mentransfer
file yang diperlukan melalui internet. Kegunaan VPS hosting adalah menyediakan
server virtual yang meniru server fisik meskipun dalam kenyataannya server
tersebut terbagi antara beberapa user.
Dengan
menggunakan teknologi virtualisasi, hosting provider menginstall layer virtual
di atas sistem operasi (OS) dari server. Layer ini membagi server ke partisi
dan memungkinkan setiap user untuk menginstall OS dan software mereka.
Karena
itulah, virtual private server (VPS) bersifat virtual dan juga private sebab
Anda memiliki kendali penuh. Server ini terpisah dari server user lainya di
level OS. Bahkan teknologi VPS mirip dengan proses pembuatan partisisi pada
komputer ketika Anda hendak menjalankan lebih dari satu OS (misalnya Windows
dan Linux) tanpa reboot.
Memilih VPS
berarti Anda membuat website di platform yang lebih aman dengan jaminan
resourse (memori, disk space, CPU core, dll) yang tidak mengharuskan Anda untuk
berbagai bersama user lainnya. Dengan VPS hosting, Anda memiliki akses
root-level yang sama sebagaimana Anda menyewa dedicated server tapi dengan
harga lebih murah.
Perbedaan VPS dengan Web Hosting Lain Membandingkan VPS
Hosting dengan web hosting lainnya
Masing-masing
tipe web hosting memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai macam kustomisasi
pada server. Setiap web hosting berbeda-beda, tergantung pada harga, performa
(misalnya, waktu loading halaman), dan juga ketersediaan layanan (contohnya,
uptime). Di bawah ini kami akan membandingkan VPS hosting dengan web hosting
lainnya.
Shared Hosting
Shared hosting
adalah pilihan terbaik bagi pemiliki situs yang jumlah traffic website-nya
masih belum tinggi. Hosting ini merupakan titik awal bagi sebagian besar
blogger dan juga website bisnis sederhana. Memakai shared hosting berarti Anda
harus berbagi server fisik yang sama dengan sejumlah klien lain yang juga
menggunakan layanan hosting dari perusahaan yang sama. Tidak akan ada resource
dedicated yang dialokasikan bagi Anda karena situs Anda dijalankan di sistem
operasi yang sama dengan yang dimiliki klien lain.
Dengan
demikian, memori dan computing power yang digunakan oleh situs Anda dipengaruhi
oleh kebutuhan pengguna layanan lainnya. Sebagai contoh, jika tiba-tiba jumlah
traffic meningkat tajam pada sebuah website yang dionlinekan di server yang
sama dengan yang Anda gunakan, maka waktu loading website Anda akan menjadi
lebih lama. Anda tidak bisa memilih sistem operasi, bahkan software server
karena semua user menggunakan konfigurasi yang sama. Secara umum, provider
hosting Anda-lah yang mengurus dan mengelola setiap aspek dari platform shared
hosting.
Anggap saja
shared hosting adalah tempat penyewaan dan Anda berbagi ruang apartemen dengan
beberapa penghuni. Fungsi VPS hosting, di sisi lain, sama seperti flatshare
(bangunan flat) di mana masing-masing penghuni memiliki ruang yang dapat
dimodifikasikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka. Misalnya,
penghuni diizinkan untuk menambah lukisan, furniture, dekorasi, dan lain-lain.
Lihat Paket
Shared Hosting
Cloud Hosting
Cloud
hosting memungkinkan Anda untuk menggunakan sekumpulan server, dan bukannya
satu, yang dijalankan di cloud. Masing-masing server yang ada di cluster
menyimpan salinan terkini dari website Anda. Ketika salah satu server menjadi
sangat sibuk, cluster secara otomatis mengalihkan traffic ke server yang tidak
begitu sibuk. Karena itulah, tidak akan ada masalah terkait downtime jika Anda
menggunakan cloud hosting sebab selalu ada server pada cluster yang akan
meneruskan permintaan dari visitor website Anda.
Cloud
hosting dan VPS hosting memiliki keunggulannya masing-masing. Namun uniknya,
sebagian besar perusahaan hosting menawarkan VPS hosting yang dijalankan di
infrastruktur cloud. Tipe hosting yang seperti ini juga bisa Anda temukan di
Hostinger. Kami menggabungkan VPS dan teknologi cloud demi menghasilkan
performa dan keandalan terbaik di platform virtual server.
Lihat Paket
Cloud Hosting
WordPress Hosting
WordPress
hosting merupakan layanan yang secara khusus ditawarkan untuk para pemilik
website berbasis WordPress. Hosting ini menyediakan berbagai fitur terkait
WordPress yang sayangnya hanya bisa digunakan jika Anda memiliki situs berbasis
WordPress, misalnya oneclick installation pre-installed plugin, atau software
antarmuk WP command-line. Server dikonfigurasikan sesuai dengan sistem dan cara
kerja WordPress. Karena itulah, provider hosting menawarkan WordPress hosting
sebagai salah satu layanan shared hosting yang mereka miliki.
Meskipun
memang bisa membuat situs berbasis WordPress di virtual private server, Anda
tidak memperoleh akses ke custom-built server yang telah dikonfigurasikan
dengan WordPress sebelumnya. Akan tetapi, jika Anda tetap menginginkan VPS
untuk mengelola situs berbasis WordPress, maka Anda bisa mengonfigurasikannya
sesuai dengan kebutuhan situs bisnis Anda.
Lihat Paket
WordPress Hosting
Dedicated Hosting
Di dedicated
hosting, Anda menyewa semua server fisik untuk mengonlinekan situs bisnis Anda.
Jika traffic website Anda sangat tinggi, maka dedicated hosting adalah pilihan
terbaik karena server dedicated cepat, fleksibel, dan dapat dimodifikasi atau
dikustomisasi sepenuhnya. Hanya saja, harga layanan ini tidaklah murah. Karena
itulah, dedicated hosting tidak bisa disamaratakan, terlebih bagi Anda yang
hanya memiliki website kecil dan sederhana.
VPS hosting
memungkinkan Anda untuk memilih dan mengonfigurasikan sistem operasi serta
aplikasi server, sedangkan kecanggihan dedicated hosting tidak hanya brkutat
pada sistem operasi dan aplikasi server saja. Tak hanya software, dedicated
hosting juga memungkinkan Anda untuk mengonfigurasi hardware karena seluruh
server telah menjadi milik Anda dan tak seorang pun yang akan ikut campur. Anda
juga dapat menjalankan dedicated server on-site (misalnya, di kantor), tapi
kekurangannya, Anda tidak bisa memperoleh bantuan dari tim hosting yang
profesional.
Kelebihan VPS dan Kekurangannya
Jika Anda
benar-benar membutuhkannya untuk website, VPS hosting adalah pilihan yang
terbaik. Di bawah ini kami akan menjabarkan beberapa kelebihan VPS dan juga
kekurangan dari virtual private server.
Kelebihan
-Lebih cepat
dan andal daripada server shared hosting.
-Jaminan
resource server, seperti memori atau processing power, sehingga fluktuasi pada
resource yang tersedia berkurang bahkan tidak ada.
-Masalah
terkait website dan traffic yang terjadi di user lain tidak memengaruhi situs
Anda. -Anda memperoleh akses superuser (root) ke server.
-Privasi
lebih terjamin sebagaimana file dan database tersimpan serta tersembunyi dari
user server lain.
-Layanan
yang mudah di-scale. Seiring dengan bertumbuh dan berkembangnya website, Anda
bisa dengan mudah mengupgrade resource server (RAM, CPU, disk space, bandwidth,
dan lainlain).
Kekurangan
-Lebih mahal
daripada shared hosting.
-Mengharuskan
Anda untuk memiliki pemahaman teknis yang lebih agar dapat mengelola server.
-Pengaturan
server yang salah akan berisiko tinggi terhadap keamanan.
-Kapan Harus
Menggunakan VPS dan Kapan Harus Mengupgradenya?
Biasanya VPS
hoting menjadi pilihan terakhir jika website Anda telah berkembang, bahkan
sudah melampaui batas resource shared hosting. Apabila paket termahal yang
ditawarkan shared hosting tidak lagi bisa mengakomodasi website Anda, maka
sudah saatnya Anda beralih ke paket VPS hosting. VPS hosting mampu menyediakan
dua hal terbaik untuk website Anda: shared hosting dan dedicated hosting.
Akan tetapi,
ada kasus-kasus tertentu yang mengharuskan Anda untuk menggunakan VPS hosting
sejak awal. Sebagai contoh, Anda membuat website eCommerce. Tentunya Anda ingin
mengatur agar metode pembayaran bisa lebih aman, nyaman, dan cepat dan hal ini
hanya bisa didapatkan jika Anda menggunakan virtual private server. Bahkan,
jika Anda menyimpan berbagai data yang sensitif atau harus memproses pembayaran
online, VPS bisa mengurangi risiko bocornya keamanan dan mengidentifikasi si
pencuri.
Apabila Anda
ingin traffic website naik di waktu-waktu tertentu, misalnya website Anda
berfokus pada perencanaan event atau penjualan tiket online, tentu saja Anda
bisa mengandalkan berbagai paket VPS hosting. Server game dan situs-situs lain
yang membutuhkan resource besar juga dapat dibuat di VPS hosting untuk menghasilkan
performa yang lebih baik. Beli VPS
Hosting
Apakah Ada
Alternatif VPS? Apa Itu VPS Managed?
Salah satu
kesulitan tidak terduga dari VPS hosting adalah keharusan mengelola platform
server tanpa bantuan dari orang lain. Mau tak mau Anda sendiri yang mengatur
servernua. Jika virtual server tidak dikonfigurasi dan diatur dengan baik dan
benar, maka situs Anda akan mengalami berbagai persoalan tekait keamanan dan
perfirma. Layanan VPS hosting managed muncul di pasaran sebagai solusi terbaik
terhadap masalah-masalah yang disebutkan tadi. VPS managed merupakan alternatif
VPS hosting yang lebih canggih dan telah dilengkapi dengan bantuan teknis.
VPS managed
masih menjadi hal yang baru di dunia hosting. Namun, sudah banyak provider
hosting yang menawarkan opsi ini ke klien mereka. Sebagai contoh, Hostinger
berupaya untuk menyediakan platform hosting yang dikelola secara menyeluruh dan
bisa Anda nikmati di layanan Web Hosting Bisnis. Kami mengelola server dan
mengaturnya untuk memenuhi kebutuhan Anda, menangani uptime dan monitoring
server, mengurus backup dan caching, dan menyediakan bantuan berdedikasi 24/7
untuk seluruh klien VPS managed kami.
Alternatif VPS Hosting
Jadi, Apa
Itu VPS Hosting?
VPS hosting
memberi akses ke guaranteed resource serta kendali penuh tanpa Anda harus
mengelola server sendiri. Hosting ini merupakan pilihan terbaik bagi website
medium hingga website dengan traffic tinggi, website yang membutuhkan resource
besar, dan website eCommerce. Tak hanya itu, bisnis online yang memang
mengincar keuntungan yang meningkat drastis juga bisa memanfaatkan kestabilan
dari layanan hosting ini. Jika Anda menginginkan platform hosting yang andal
dan berfokus pada bisnis tapi juga murah, maka VPS hosting bisa menjadi pilihan
terbaik bagi website Anda.
Sumber: https://qwords.com/blog/apa-itu-cloud-hosting/ https://www.jagoanhosting.com/pengertian-dedicated-hosting/ https://promohosting.id/pengertian-shared-hosting/ https://www.hostinger.co.id/tutorial/apa-itu-vps/
Sumber: https://qwords.com/blog/apa-itu-cloud-hosting/ https://www.jagoanhosting.com/pengertian-dedicated-hosting/ https://promohosting.id/pengertian-shared-hosting/ https://www.hostinger.co.id/tutorial/apa-itu-vps/
Komentar
Posting Komentar